ads

Aktivitas rumah tangga yang begitu beragam mendorong para ilmuwan hebat untuk menciptakan alat yang dapat memudahkan tugas rumah tangga. Salah satunya ialah dispenser. Alat elektronik yang satu ini berfungsi sebagai pemanas dan pendingin air secara otomatis. Sehingga jika kita ingin menyeduh kopi, teh atau lainnya, cukup dengan menekan kran maka air panas akan keluar mengisi cangkir atau gelas kita.

Dispenser memiliki penanda seperti lampu panas (warm) dan dingin (cold). Namun, tidak jenis dispenser dan harganya semua merk memiliki kedua fungsi tersebut, ada yang hanya memiliki salah satunya. Kedua penanda tersebut diatur oleh tombol on/off yang terletak di bagian belakang dispenser. Tombol on untuk menghubungkan ke arus listrik dan sebaliknya tombol off untuk mematikannya. Sementara terdapat kabel penghubung antara dispenser dengan sumber listrik.

Namun, terkadang tombol on/off ini justru merepotkan pengguna, terlebih bagi mereka yang pelupa. Ada pula yang mengalami kerusakan pada tombol ini sehingga dispenser kesulitan menjalankan fungsinya. Nah, sebenarnya tombol on/off ini bisa dihilangkan loh! Jadi, ketika Anda ingin menyalakan dispenser cukup dengan menyambungkan colokan dispenser ke sumber listrik. Bagaimana caranya? Simak penjelasannya di bawah ini.

  • Pahami Jenis dan Bagian Dispenser

Ada beberapa jenis dispenser yang dijual di Indonesia, antara lain dispenser tradisional (guci), dispenser galon atas yang berfungsi hanya sebagai pemanas maupun pemanas + pendingin. Ada lagi jenis dispenser terbaru yang sedang booming di kalangan menengah ke atas yakni dispenser galon bawah. Setiap jenis dispenser memiliki krakteristik yang berbeda. Tidak semuanya dilengkapi dengan tombol on/off.

Biasanya yang memiliki tombol on/off ini ialah dispenser galon atas.

  • Cara Menyambung Kabel Dispenser

Saat Anda ingin mematikan fungsi tombol on/off, maka Anda perlu belajar bagaimana caranya menyambung kabel dispenser yang mengarah pada tombol tersebut. Baca, pahami dan ikutilah tutorial berikut ini dengan saksama.

  1. Pertama, untuk mengetahui kabel penyalur tombol on/off ini, Anda harus membuka skrup yang mengunci bagian belakang dispenser. Gunakan obeng dengan nomor yang sesuai untuk membukanya. Pelajari terlebih dahulu cara membuka tabung dispenser bagian belakang.
  2. Kedua, setelah bagian dalamnya terbuka maka akan terlihat kabel pada tombol on/off ini, kemudian dorong keluar belakang saklarnya dengan menggunakan ibu jari dan telunjuk. Jangan terlalu keras menekannya agar saklar on/off tidak rusak!
    Sponsors Link

  3. Ketiga, terlihat kedua kabel pada on dan off yang tidak saling terhubung, kemudian hubungkan kedua kabel ini. Lalu lapisi dengan isolasi hitam dengan rekat dan rapi. Pastikan tidak ada bagian kabel yang terbuka karena itu dapat menimbulkan gejala korsleting listrik. Setelah itu, uji coba dengan menghubungkan colokan dispenser ke sumber listrik terdekat. Bagaimana, sudah jadi kah? Jika belum, coba periksa lagi langkah-langkah sebelumnya. Mungkin ada yang terlewat.
  4. Selanjutnya pasang kembali penutup belakang dispenser.

Itulah beberapa langkah dalam menyambung kabel dispenser dengan baik dan benar. Setelah ini, Anda cukup menyambungkan colokan dispenser ke sumber listrik untuk menjalankan fungsi dispenser. Selamat mencoba dan semoga berhasil!

Sponsors Link

Posted by · Tags: cara menyambung, Dispenser, kabel dispenser