ads

Hampir disetiap rumah memiliki Dispenser, ini dikarena manfaatnya yang banyak. Dispenser merupakan salah satu peralatan elektronik sederhana yang menjadi primadona. Terutama dikalangan para ibu. Tapi tidak jarang juga yang menganggap jika dispenser cuma berfungsi sebagai tempat penampung air. Tidak jarang orang mengabaikan perawatan serta kebersihannya. Walaupun harga dispenser memang tidak terlalu mahal, tapi akan lebih baik jika kalian memberikan perhatian. Sehingga dispenser kalian lebih tahan lama.

Karena jika kalian mengabaikan perawatan serta kebersihannya justru bisa menimbulkan masalah kesehatan. Untuk itu sangat disarankan untuk rutin membersihkannya. Untuk membersihkan dispenser tentulah ada banyak sekali cara. Jika dispenser mengalami kerusakan ringan maupun berat, akan lebih baik untuk segera memperbaikinya. Apalagi jika kalian terlalu sering menggunakannya. Bahkan memakainya secara nonstop. Tentu resiko terjadinya kerusakan akan semakin besar.

Tapi sebelumnya, kalian harus mencari tahu terlebih dahulu tentang masalah yang terjadi. Kalian bisa mencari referensi dari berbagai sumber. Seperti melalu internet atau bertany pada teman dan keluarga yang mungkin pernah mengalami hal yang sama. Tidak ada salahnya juga jika kalian meminta bantuan orang atau tukang profesional. Mereka jauh lebih memahami kerusakan dan bagaimana cara memperbaikinya.

baca juga:

Beberapa masalah pada dispenser memang sering terjadi, sehingga kalian tidak perlu terlalu panik. Jika kalian menemukan beberapa hal yang tidak beres, seperti elemen panas yang tidak berfungsi atau rusak. Kalian harus segera mencari tahunya. Agar kerusakan tidak bertambah semakin parah.

Sebelum memperbaikinya lebih baik untuk mengetahui proses pemanasan pada dispenser. Proses pemanasan pada dispenser dimulai dari air dari galon dengan suhu normal yang mengalir masuk ke tabung. Kemudian di proses menjadi air panas yang akan di keluarkan melalui kran. Proses pada dispenser sehingga bisa mengubah air biasa menjadi panas tentu akan melalui beberapa tahapan. Tabung pemanas sendiri biasanya dilengkapi dengan beberapa elemen pemanas atau heater. Jadi pada saat elemen tersebut dialiri listrik, suhu jadi meningkat.

Sangat penting untuk diingat jika tabung pemanas adalah tabung berbahan dasar logam. Tidak hanya itu saja, disekitar tabung sebenarnya dikelilingi oleh elemen-elemen pemanas. Inilah yang membuat air dari galon kemudian berubah menjadi air panas. Lalu dimanakah letak Thermostat pada dispenser? Letak thermostat berfungsi pada saat air mengalir dari galon masuk ke dalam tabung. Thermostat berfungsi sebagai sensor suhu atau thermostat pada tabung pemanas. Sehingga elemen pemanas bisa bekerja sebagaimana mestinya.

Sponsors Link

Suhu tinggi yang berasal dari elemen pemanas atau heater inilah yang nantinya akan membuat air dari yang suhunya rendah menjadi tinggi setelah suhu air yang berada didalam tabung menjadi panas dan  berhasil mencapai batas maksimal dari Thermostat atau sensor suhu pada tabung. Kemudian sensor suhu itu akan memutus aliran arus listrik yang terdapat pada elemen pemanas.

Sehingga pada saat lampu indikator menyala, ini berarti elemen pada pemanas pun telah menyala. Begitu juga yang sebaliknya terjadi, pada saat elemen pemanas sudah berhenti bekerja, hal ini akan ditandai dengan lampu indikator suhu yang sudah panas menyala.

Setelah mengetahui bagaiman sistem thermostat bekerja, kalian harus memperhatikan beberapa hal jika tidak ingin sesuatu terjadi pada dispenser. Perlu kalian ingat pada saat kalian meyalakan pemanas dispenser, kalian harus memastikan terlebih dahulu air yang berada ditabung pemanas.

Sponsors Link

Posted by ·