ads

Dispenser merupakan salah satu alat elektronik yang hampir dimiliki setiap orang. Pada awalnya dispenser hanya berfungsi mengalirkan air dari galon saja. Namun seiring dengan perkembangan teknologi, dispenser kini dilengkapi dengan berbagai macam fitur seperti pemanas dan pendingin. Sehingga dispenser dapat mengeluarkan air panas dan dingin secara otomatis.

Terdapat beberapa 4 jenis dispenser yang beredar di pasaran saat ini, yaitu:

  1. Dispenser yang hanya mengalirkan air dari galon saja tanpa terdapat fitur tambahan didalamnya.
  2. Dispenser yang menyediakan fitur air panas dan air biasa . Model dispenser seperti ini sangat umum dipasaran. Air biasa akan disalurkan langsung melalui kran sedangkan untuk air panas akan disalurkan ke tabung pemanas terlebih dahulu.
  3. Dispenser yang menyediakan fitur air dingin dan air panas. Air dingin dihasilkan melalui tabung pendingin yang menggunakan komponen peltier di dalamnya. Sedangkan untuk air panas dihasilkan melalui tabung pemanas seperti jenis dispenser yang kedua.
  4. Dispenser jenis keempat sama dengan yang jenis ketiga. Yang membedakan hanya komponen pendingin didalamnya. Untuk jenis dispenser yang satu ini menggunakan kompresor seperti pada kulkas.

Meskipun memiliki banyak manfaat yang menguntungkan bukan berarti dispenser tidak memiliki kelemahan. Seperti hal nya alat elektronik lainnya, dispenser seringkali mengalami beberapa kerusakan. Beberapa kerusakan yang biasa terjadi di dispenser dan cara mengatasi dispenser yang rusak yaitu:

1. Terjadinya Kebocoran

Cara mengatasi Dispenser Rusak karena kebocoran bisa di bilang paling mudah. Kebocoran yang terjadi pada dispenser dapat terjadi karena beberapa hal diantaranya terdapat selang yang bocor, kran yang tidak tertutup rapat, ataupun kebocoran pada galon. Sebelum anda mulai untuk memperbaiki dispenser anda, pastikan untuk memeriksa terlebih dahulu penyebab kebocoran yang terjadi. Untuk mengetahui apakah kebocoran terdapat pada galon. Anda dapat menggunakan botol air mineral 1,5 liter sebagai pengganti galon.

Kemudian perhatikan apakah terdapat tetesan air pada dispenser. Jika tidak ada tetesan sedikit pun, dapat dipastikan bahwa galon anda yang mengalami kebocoran. Jika kebocoran terjadi akibat masalah pada kran. Anda dapat memperbaikinya lansung dengan cara membuka pemutar kran dan mengecek karet di dalamnya. Terkadang terdapat kotoran yang mengendap dan mengganjal sehingga membuat air menetes dari dalam kran. Anda dapat membersihkan kotoran-kotoran tersebut lalu memasang kran kembali.

2. Dispenser Tidak Menyala

Dispenser yang mati ditandai dengan lampu LED yang tidak menyala ketika dispender dinyalakan. Beberapa hal yang dapat menyebabkan dispenser tidak menyala antara lain adalah sambungan kabel yang putus, saklar yang rusak, dan thermofuse yang putus. Untuk mengatasinya, sebaiknya periksa terlebih dahulu penyebab pasti rusaknya dispenser . Anda dapat mengeceknya dengan menggunakan multimeter skala ohm. Apabila sudah menemukan penyebab kerusakan, anda dapat mengganti komponen yang rusak tersebut.

baca juga: cara mengatasi dispenser yang bocor

3. Dispenser Yang Tidak Panas

Kerusakan seperti ini sangat sering terjadi pada dispenser. Hal ini dapat disebabkan beberapa hal seperti kerusakan pada elemen tabung pemanas, kabel rangkaian arus listrik, dan peraba suhu. Anda dapat mengecek pastinya dengan menggunakan multimeter dengan skala ohm. Setelah mengetahui bagian mana yang mengalami kerusakan, anda dapat mengganti komponen tersebut dengan yang baru.

4. Dispenser Tidak Dingin

Dispenser yang memiliki fitur air dingin biasanya terdapat dalam dua model, yaitu menggunakan komponen peltier atau menggunakan kompresor. Apabila dispenser tiba-tiba menjadi tidak dingin, hal itu bisa saja disebabkan kerusakan pada kabel peltier atau kompresor dengan adaptor.

Pada dispenser yang menggunakan komponen peltier, Anda dapat memeriksanya sendiri kerusakan dengan cara menghubungkan kabel peltier/kipas angin dengan adaptor 12 volt DC.  Peltier yang masih normal ketika disambungkan dengan adaptor, maka satu sisi akan menjadi dingin dan sisi lainnya menjadi panas. Sedangkan untuk kipas pendingin, bila masih dalam keadaan yang baik akan berputar dengan cepat.

Untuk dispenser yang menggunakan komponen kompresor, karena prinsip yang dipakai sama dengan kulkas akan lebih baik bila anda langsung memanggil teknisi yang bersangkutan. Pastikan terlebih dahulu penyebab kerusakan sebelum anda memulai tindakan perbaikan. Dengan mengetahui penyebab kerusakan anda dapat melakukan tindakan yang tepat pada dispenser anda.

Nah itu tadi beberapa kerusakan yang sering dialami dispenser dan bagaimana cara mengatasinya. Yang perlu anda perhatikan adalah setelah anda membongkar dispenser, pastikan semua komponen terpasang kembali pada tempat semula.

Sponsors Link

Posted by · Tags: bocor, dispenser rusak, kerusakan, perbaikan, rusak