ads

Dispenser menjadi salah satu alat elektronik yang sangat dibutuhkan oleh orang banyak. Ini dikarrenakan kelebihan dari dispenser yang bisa bekerja secara multifungsi. Mulai dari menampung air hingga membuat air panas serta air dingin secara otomatis. Jadi kalian tidak perlu repot-repot buat memasaknya. Kalian cuma perlu menaruh galon air diatas dispenser tapi tidak jarang ada dispenser yang galonnya di bawah. Selain bisa membuat air panas dan dingin secara otomatis, galon juga hemat daya sehingga tidak perlu khawatir dengan tagihan listrik.

Jadi jangan heran jika dispenser menjadi favorit orang banyak. Terutama para ibu-ibu, karena fungsinya yang sangat membantu ibu. Selain itu, dispenser juga sangat membantu anak-anak jika ingin membuat minuman dingin maupun hangat. Karena tidak perlu menyalakan kompor sendiri. Walaupun begitu kalian juga harus tetap mengawasi anak anda saat memakai dispenser. Jangan lupa untuk mengajari cara pemakaiannya agar tidak menimbulkan bahaya.

baca juga:

Fungsinya yang banyak tentu akan berdampak besar jika dispenser mati total. Jika dispenser dinyatakan mati total biasanya akan ditandai lampu LED pada dispenser yang tidak menyala. Bahkan dikala podmsisi kabel masih terpasang di stop kontak pada saat nyalakan. Beberapa bisa menjadi penyebab dispenser tidak akan menyala. Penyebab salah satunya adalah sambungan kabel terputus, bisa juga dikarenakan saklar yang rusak, dan bisa juga kerusakan karena thermofuse yang putus. Untuk mengatasinya, sebaiknya periksa terlebih dahulu penyebab pasti rusaknya dispenser . Kalian bisa mengecek dengan memakai multimeter ohm. Jika kalian sudah menemukan sumber masalah dan kerusakan, kalian bisa memperbaikinya atau mengganti dengan komponen baru.

Kerusakan serta masalah seperti ini sering banget terjadi pada dispenser. Apalagi jika dispenser kalian sudah lama digunakan. Tentu ada beberapa komponen yang usang, sehingga menimbulkan kerusakan pada tabung pemanas, pada rangkaian kabel arus listrik, serta sensor suhu. Kalian bisa melakukan pengecekan dengan memakai multimeter skala ohm.

baca juga :

Dispenser yang memiliki fitur air dingin biasanya terdapat dalam dua model, yaitu menggunakan komponen peltier atau menggunakan kompresor. Apabila dispenser tiba-tiba menjadi tidak dingin, hal itu bisa saja disebabkan kerusakan pada kabel peltier atau kompresor dengan adaptor.

Jika dispenser kalian memakai komponen peltier, kalian bisa memeriksa sendiri mengenai kerusakan. Caranya adalah dengan mencoba menghubungkan antara kabel peltier dengan adaptor sebesar 12 volt DC. Jika Peltier masih normal, pada saat kalian sambungin dengan adaptor. Ini akan membuat satu sisi menjadi dingin dan sisi lain tentunya akan menjadi panas. Untuk keadaan kipas pendinginnya, jika keadaannya masih baik tentunya akan berputar dengan cepat.

Sponsors Link

Untuk jenis dispenser dengan memakai komponen kompresor, prinsip yang digunakan hampir mirip dengan kulkas. Sehingga jauh lebih rumit dan sangat disarankan untuk kalian langsung menggunalan teknisi profesional. Tapi lebih baik untuk memastikan terlebih dulu penyebab dari kerusakan. Sebelum kalian melakukan tindakan perbaikan. Dengan kalian mengetahui penyebabnya, kerusakan yang terjadi bisa ditangani dengan tepat sehingga dispenser kalian bisa kembali normal.

Itulah beberapa kerusakan yang menjadi penyebab dispenser mayi total. Serta bagaimana kalian mencari tahu kerusakan serta bagaimana kalian mengatasinya. Yang perlu kalian ingat adalah pada saat kalian membongkar dispenser. Kalian harus memastikan jika semua komponen sudah terpasang ke tempatnya semula.

baca juga:

Sponsors Link

Posted by · Tags: Dispenser, Dispenser mati total, dispenser rusak, memperbaiki dispenser