ads

Dispenser adalah suatu alat elektronik yang berfungsi untuk memanaskan dan mendinginkan air secara otomastis. Jika dulu, kita diharuskan memasak air dalam teko atau panci dengan bantuan kompor. Kini menyajikan minuman panas ataupun dingin lebih praktis dan mudah menggunakan dispenser. Berbagai merk dispenser dengan harga yang sangat bervariasi tersedia di pasaran. Mulai dari kalangan bawah hingga kalangan atas bisa memiliki dispenser sesuai dengan kemampuannya. Dengan dispenser pula, banyak bisnis minuman yang berkembang pesat. Kini Anda pun bisa membangun bisnis minuman dengan penunjang berupa dispenser. Namun, sebelum Anda memutuskan untuk membeli dispenser, Anda perlu tahu cara kerja pendingin dispenser berikut ini.

Mengapa? Karena setiap model dispenser memiliki tipe pendingin yang berbeda. Jika Anda menginginkan dispenser terbaik yang dapat bekerja secara maksimal, maka Anda perlu tahu cara kerja pendingin dispenser. Dari situlah, Anda bisa memilih mana yang paling tepat untuk Anda. Ada 2 metode dalam proses pendinginan air di dalam dispenser, yaitu metode fan dan metode sistem refrigan.

  • Metode Pendingin Fan

Proses pendinginan air menggunakan metode fan yaitu menyerap suhu panas ketika air berada dalam tabung penampung air kedua, yang letaknya di bawah tabung penampung air yang pertama. Namun, ternyata metode fan ini hanya membantu untuk menurunkan suhu air agar lebih cepat. Pengaruh yang diberikan tersebut cenderung kecil. Dari tabung penampung kedua, kemudian air dialirkan melalui kran untuk diminum. Dari sini, Anda bisa merasakan bahwa penurunan suhu air dingin tersebut dari air biasanya cenderung kecil. Bahkan beberapa merk dispenser dengan sistem pendingin ini, hampir tak ada perbedaan yang nyata antara air sebelum dan sesudah didinginkan di dalam dispenser.

  • Metode Pendingin Sistem Refrigan

Sistem refrigan pada dispenser ini hampir sama dengan sistem pendingin yang terdapat di dalam lemari es (cool case). Hal yang membedakan diantara keduanya yaitu bagian evaporatornya berada di dalam tabung penampung air yang kedua, letaknya tepat di bawah tabung penampung air yang pertama. Evaporator berfungsi untuk menurunkan suhu air di sekitarnya. Metode pendingin dengan sistem refrigan ini lebih maksimal dalam mendinginkan air daripada metode pendingin dengan menggunakan fan. Seperti halnya saat kita mengambil air dari dalam lemari es, pasti terasa dinginnya. Kecuali jika lemari es tersebut dalam kondisi rusak. Air yang telah melalui proses pendinginan di dalam tabung penampung yang kedua ini, selanjutnya dialirkan melalui kran untuk diminum. Dispenser dengan sistem refrigan sangat direkomendasikan untuk digunakan baik untuk kebutuhan pribadi maupun usaha.

Sponsors Link

Itulah dua cara kerja pendingin dispenser yang bisa Anda ketahui. Semakin canggih sistem pendingin di dalam dispenser, maka semakin tinggi harganya dan memiliki brand yang bagus. Agar tidak sekedar menggunakannya untuk kebutuhan pribadi, Anda bisa memanfaatkan dispenser untuk bisnis minuman. Jadi, selain bisa menggunakannya sendiri, Anda pun bisa menghasilkan uang darinya. Pastikan pula untuk memiliki tegangan listrik yang cukup untuk bisa menjalankan fungsi dispenser dengan baik. Anda pun perlu mengetahui penyebab dispenser tidak dingin dan cara memperbaikinya.

Semoga ulasan di atas bermanfaat untuk Anda.

Sponsors Link

Posted by · Tags: cara, cara kerja, cara pendingin bekerja, Dispenser, pendingin, pendingin dispenser