ads

Dispenser merupakan salah satu alat yang biasa dipakai buat menampung air dari galon air. Yang kemudian akan dialiri dari galon kedalam cangkir. Mengikuti perkembangan jaman membuat dispenser terus berkembang dan berinovask. Jangan heran jika dispenser mengalami beberapa macam perubahan pada perlengkapan yang semakin canggih. Hal ini tentunya akan semakin mempermudah manusia terutama para ibu rumah tangga.

Beberapa fungsi tambahan pada dispenser antara lain semakin canggihnya fitur pada pemanas air, bahkan sekarang sudah ada dispenser yang dilengkapi dengan pendingin air, maupun fungsi otomatis yang akan mempermudah kalian sebagai penggunaan.

Sebelum mengetahui cara pengecekan thermostat pada dispenser, akan lebih baik jika kalian mengetahuin bagaimana cara kerja dispenser. Cara kerjanya angatlah sederhana, mulai dengan mengalirkan air galon ke dalam mesin. Sehingga air tersebut akan mengalami proses sedemikian rupa yang akan membuat air mengalami perubahan suhu. Baik berubah suhu menjadi dingin maupun panas yan nantinya akam dikeluarkan melalui keran air yang berbeda. Selanjutnya adalah mengenal cara kerja pemanas air pada dispenser. Pada proses inilah thermostat dibutuhkan.

Cara kerja pemanas air pada Dispenser

Proses pemanasan biasanya dimulai pada saat mengalirkan air dari galon yang memiliki suhu normal. Menjadi air panas yang kemudian di keluarkan lewat kran. Proses untuk membuat air biasa menjadi panas tentunya akan melalui beberapa proses serta komponen.  Dimulai dari air galon yang mengalir menuju tampungan dan dilanjutkan mengalir ke tabung pemanas. Tabung pemanas sendiri biasa dilengkapi dengan beberapa komponen pemanas atau heater. Jadi pada saat elemen dialiri listrik, maka suhu akan meningkat.

Sangat penting untuk diingat jika tabung pemanas adalah tabung berbahan dasar logam. Tidak hanua itu saja, karena disekitar tabung biasanya akan dikelilingi elemen-elemen pemanas. Ini yang membuat air yang mengalir dari galon kedalam tabung pemanas akan berubah menjadi air panas. Lalu dimana letak Thermostat pada dispenser? Nah, pada saat air mengalir akan melalui sensor suhu atau thermostat pada tabung pemanas yang kemudian akan membuat elemen pemanas bekerja untuk memanaskan air.

Suhu tinggi yang berasal dari elemen pemanas atau heater inilah yang nantinya akan membuat air dari yang suhunya rendah menjadi tinggi setelah suhu air yang berada didalam tabung menjadi panas dan  berhasil mencapai batas maksimal dari Thermostat atau sensor suhu pada tabung. Kemudian sensor suhu itu akan memutus aliran arus listrik yang terdapat pada elemen pemanas.

Sehingga pada saat lampu indikator menyala, ini berarti elemen pada pemanas pun telah menyala. Begitu juga yang sebaliknya terjadi, pada saat elemen pemanas sudah berhenti bekerja, hal ini akan ditandai dengan lampu indikator suhu yang sudah panas menyala.

Setelah mengetahui bagaiman sistem thermostat bekerja, kalian harus memperhatikan beberapa hal jika tidak ingin sesuatu terjadi pada dispenser. Perlu kalian ingat pada saat kalian meyalakan pemanas dispenser, kalian harus memastikan terlebih dahulu air yang berada ditabung pemanas.

Sponsors Link

Apakah air tersebut penuh atau malah kosong tidak ada airnya. Jika sampai tabung pemanas kosong tanpa ada air, ini bisa membuat elemen pemanas sudah terlanjur bekerja untuk menghasilkan suhu tinggi. Padahal panas yang sudah dihasilkan dari elemen pemanas tidak akan diserap oleh air yang akan membuat tabung pemanas menjadi rusak bahkan bisa meleleh atau meledak. Tidak hanya itu, hal ini juva bisa membuat rusak komponen yang ada di sekitarnya

Lalu Bagaimana Caranya Mengecek Thermostat?
Salah satu cara untuk mengecek thermostat yaitu dengan menggunakan alat yang bernama avometer. Kalian bisa mengukur thermostat dengan meletakannya pada kedua kaki thermostat yang sebelumnya harus kaloan pastikan sudah menyambung. Jika tidak ini akan menandakan jika thermostat mengalami kerusakan.
Sponsors Link

Posted by · Tags: Dispenser, dispenser rusak, memperbaiki dispenser, Thermostat