ads

Dispenser merupakan alat elektronik yang mungkin sudah tidak asing lagi di telinga Anda. Benda yang satu ini telah banyak mengisi di rumah-rumah tempat tinggal maupun di fasilitas publik. Keberadaannya memang memberikan manfaat tersendiri dalam menyediakan air minum. Terutama air minum dari galon berukuran 19 liter. Dispenser juga dapat menaikkan dan menurunkan air yang dimasukkan ke dalamnya dalam waktu yang lebih cepat. Sehingga penggunanya tidak perlu bersusah payah memasak air terlebih dahulu.

Kemampuan yang handal pada dispenser tersebut disebabkan oleh bagian-bagian yang disematkan padanya. Setiap bagian memiliki fungsi tersendiri. Bagi Anda para pengguna dispenser, ketahuilah bagian-bagian dispenser beserta fungsinya di bawah ini.

1. Corong Dispenser

Corong dispenser merupakan bagian untuk menempatkan mulut galon. Penempatan galon harus sesuai karena jika tidak dapat menjadi salah satu dari 2 penyebab dispenser bocor. Corong merupakan jalan masuk air dari galon ke tangki penampungan air di dalam dispenser.

2. Tangki Penampungan Air

Tangki penampungan air terdapat di dalam dispenser, fungsinya jelas untuk menyimpan air dari galon yang akan dipanaskan atau didinginkan.

3. Pemanas Dispenser (Heater)

Seperti namanya, bagian yang satu ini berfungsi sebagai pemanas air. Heater menggunakan energi listrik untuk diubah menjadi energi kalor atau energi panas. Terdapat 2 macam heater pada dispenser:

  • Heater yang menyatu dengan tabung pemanas
  • Heater yang terpasang di luar tabung pemanas

Heater yang menyatu dengan tabung pemanas harus selalu terisi air ketika dinyalakan atau dialiri listrik, karena jika tidak heater tersebut akan rusak.

4. Thermodis atau Bimetal Dispenser

Saat kita memanaskan air di dalam dispenser, maka secara otomatis suhu air yang telah mencapai titik didih akan menurun karena adanya thermodis atau bimetal di dalam dispenser yang berfungsi sebagai pemutus arus listrik yang masuk ke dalam tabung dispenser. Titik didih yang mampu dijangkau oleh dispenser berkisar antara 80 – 99°C. Sebagian jenis dispenser tidak dapat mencapai titik didih sempurna, jadi gunakanlah air yang layak untuk diisi ke dalam dispenser.

5. Peltier

Peltier disebut juga dengan elemen keramik karena memiliki lapisan keramik di bagian luarnya. Saat dialiri tegangan listrik DC 12 volt, peltier akan menjalankan fungsinya dimana bagian yang satu menjadi dingin, dan bagian lainnya menjadi panas. Peltier yang mengalami kerusakan dapat menjadi penyebab dispenser kedua krannya panas ataupun dingin.

Cara memperbaikinya ialah dengan mengganti bagian peltier ini dengan yang baru.

6. Kipas Dispenser

Kipas dispenser berada bersampingan dengan peltier atau elemen keramik. Fungsinya untuk membuang panas yang hendak memasuki tabung pendingin. Sehingga air di tabung pendingin tetap terjaga suhu rendahnya. Bagian ini kerap dimasuki oleh debu yang jika tetap dibiarkan saja dapat mengurangi kinerjanya. Sehingga harus dibersihkan dengan teratur.

Sponsors Link

7. Thermostat

Thermostat merupakan bagian yang berfungsi sebagai pengatur suhu air yang berada di dalam tangki penampungan air. Thermostat hanya terpasang pada dispenser jenis terbaru yang menggunakan mesin compressor sebagai alat pendinginnya.

8. Mesin Compressor

Bagian dispenser yang satu ini sama seperti yang terdapat di dalam lemari es atau kulkas. Fungsinya sebagai pendingin sehingga air yang terdapat di dalam tabung pendingin akan menjadi dingin seperti telah disimpan di dalam lemari es.

Itulah beberapa bagian-bagian dispenser dan fungsinya. Bagian-bagian tersebut terdapat pada kebanyakan jenis dispenser dan harganya semua merk. Meski sebagian jenis dispenser yang lainnya memiliki bagian tambahan. Setelah Anda mengetahui hal tersebut, semoga Anda bisa menjadi pengguna yang lebih bijak.

Sponsors Link

Posted by · Tags: bagian bagian dispenser, fungsi, fungsi bagian dispenser